Selasa, 11 Juli 2023

Buku Konvesional atau Buku Digital, Manakah yang Lebih Menarik?

                   

Perkembangan era teknologi saat ini begitu pesat. Semua hal dapat diakses serba online. Masyarakat semakin mudah mengakses informasi lewat social media. Secara tidak langsung, dengan adanya fenomena tersebut memberi dampak tersendiri dalam perkembangan dunia literasi. Kini, sudah banyak eBook yang bisa diakses secara online. Namun, apakah dengan beredarnya eBook tersebut eksistensi buku konvensional atau buku cetak akan punah? 

Buku digital atau eBook merupakan salah satu jenis bacaan yang hadir dalam bentuk softcopy atau elektronik yang bisa dibaca melalui perangkat digital, baik itu melalui komputer maupun smartphone. Meskipun bentuknya softcopy, buku digital tetap memiliki desain dan layout sama halnya dengan buku fisik. Tidak heran jika buku digital mampu memanjakan para pembaca agar lebih nyaman dan mudah dalam membaca buku kapan saja dan di mana saja.

Di tengah maraknya eBook, ternyata buku konvensional masih beredar dan banyak diburu oleh para pemustaka sebagai referensi. Hal tersebut menunjukkan buku cetak masih menjadi primadona dan pilihan utama masyarakat dalam membaca. Faktor lainnya yaitu masih rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia yang mengharuskan masyarakat untuk membaca buku. Selain untuk menambah ilmu dan wawasan, dengan membaca diharapkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia menjadi lebih maju. Artinya, dalam konteks akademis, buku sekolah atau buku ilmiah akan tetap dibutuhkan oleh masyarakat karena keharusan membaca.

Kira-kira, apa keuntungan dan manfaat dari buku konvensional dan buku digital?

Keunggulan & Manfaat Buku Konvensional :

· Tingkat kepuasan.

Masih banyak orang yang merasa lebih puas dan bangga ketika memegang buku konvensional. Karena, pembaca bisa merasakan sensasi membaca buku secara nyata dengan membalikkan halaman per halaman.

· Lebih aman, nyaman dan sehat.

Membaca buku cetak mampu membuat pembaca lebih fokus dan nyaman di mata. Selain relatif lebih menarik, membaca buku cetak dapat mengurangi efek radiasi dari gadget yang mampu membuat mata terasa lebih cepat lelah.

· Kegiatan memanfatkan waktu luang.

Bagi seseorang yang menyukai ketenangan, biasanya memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca buku dan ditemani secangkir teh atau kopi. Pembaca juga bisa membawa bukunya ke mana saja sampai ke daerah susah sinyal sekalipun, seperti daerah pelosok atau saat menaiki pesawat terbang.

· Lebih ramah untuk anak-anak.

Kegiatan membaca buku sangat baik untuk anak-anak dalam masa tumbuh kembang. Masih banyak orang dewasa atau orang tua yang memperkenalkan buku konvensional kepada anak sejak kecil. Anak-anak juga akan lebih mudah paham ketika membaca buku secara langsung daripada membaca buku digital yang diakses melalui smartphone.

Keunggulan & Manfaat Buku Digital :

· Praktis

Buku digital sifatnya lebih praktis karena bisa tersimpan di smartphone, flashdisk atau komputer, Sehingga beban tidak terlalu berat saat seseorang berpergian membawa tas.

· Hemat ruang

eBook disimpan dalam bentuk softcopy, maka akan lebih hemat ruang karena seseorang tak perlu menyediakan ruang khusus untuk menyimpan koleksi buku yang dimiliki. Cukup dengan satu perangkat, seseorang bisa membacanya dengan mudah.

· Mudah diakses

Buku digital mudah diakses dan dibaca di berbagai jenis perangkat dan dimana saja. Biasanya tersaji dalam format PDF, sehingga pembaca dipastikan harus memiliki aplikasi penunjang seperti PDF reader yang bisa di download melalui AppStore atau Playstore

· Ramah lingkungan

Buku digital diterbitkan secara online, maka buku digital lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan kertas yang umumnya diolah dari batang pepohonan. Sehingga hal tersebut mengurangi angka penebangan hutan yang dapat memicu terjadinya pemanasan global.


Berdasarkan gagasan di atas, manakah yang lebih menarik? Sebenarnya, buku cetak maupun buku digital mempunyai daya tarik masing-masing sesuai selera dan kebutuhan para pembaca. Keduanya sama-sama menarik, karena yang membedakan hanya dari segi bentuknya saja. Untuk kedepannya, buku konvesional dan buku digital mampu berjalan beriringan dan saling melengkapi dalam dunia literasi.